Prabowo Subianto

Task Force Prabowo-Gibran Menyangkal Kabar Potongan Anggaran Makanan Gratis Menjadi Rp7.500 Per Anak

Jakarta - Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo-Gibran membantah rumor pemotongan anggaran makan bergizi gratis dari Rp15 ribu menjadi Rp7.500 per anak. Hasan Nasbi sebagai anggota...
HomeBeritaJika Perang Gaza Terus Berlanjut, Hamas Tidak Akan Melepas Tentara Israel

Jika Perang Gaza Terus Berlanjut, Hamas Tidak Akan Melepas Tentara Israel

Kelompok pejuang Palestina, Hamas, mengumumkan bahwa mereka tidak akan melepaskan para tentara dan mantan tentara Israel yang masih disandera, kecuali perang di Jalur Gaza berakhir. Hamas secara konsisten menyatakan bersedia melepaskan warga negara asing yang disandera tanpa harus bertukar dengan tahanan Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel.

“Wakil kepala biro politik Hamas, Saleh Al-Arouri, menyatakan bahwa tidak ada negosiasi yang berlangsung mengenai hal ini sampai perang di Jalur Gaza benar-benar berhenti,” katanya dalam pernyataan melalui Telegram, Sabtu (2/12/2023).

Al-Arouri juga menegaskan bahwa Hamas menjamin tidak akan menyiksa dan akan melepaskan anak-anak dan perempuan Israel yang disandera.

Pada Jumat (1/12/2023), Israel melanjutkan serangannya ke Gaza setelah mengumumkan berakhirnya jeda kemanusiaan yang berlangsung selama sepekan. Israel juga melarang truk bantuan memasuki Jalur Gaza melalui perbatasan Rafah di Mesir.

Hamas menyalahkan Israel atas tidak diperpanjangnya jeda kemanusiaan di Gaza, karena tidak merespons secara positif tawaran yang diberikan oleh para mediator.

“Pihak penjajah Israel terus mengulangi klaim palsu mereka untuk melanjutkan perang agresif terhadap rakyat kami,” kata anggota biro politik Hamas Izzat Al-Rishq.

Menurut Al-Rishq, Israel menyebarkan narasi palsu, termasuk tuduhan peluncuran rudal dari Jalur Gaza dan klaim tak berdasar lainnya.

Dia mencatat bahwa narasi pendudukan mirip Nazi karena melanggar perjanjian jeda dengan tujuan menutupi niat jahat Israel untuk melanjutkan serangan brutal terhadap warga sipil yang tidak bersalah.

Sedikitnya 193 warga Palestina tewas dan 652 orang terluka akibat serangan udara Israel sejak Jumat, menurut data kementerian kesehatan Gaza.