Prabowo Subianto

Strategi Terbaru Ikhwanul Muballighin All In Prabowo-Gibran di Pilpres 2024: Beralih Dukungan untuk Kemenangan Sekali Putaran

Jakarta - Organisasi Gerakan Ikhwanul Muballighin secara resmi mengalihkan dukungannya dari pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden (Capres-Cawapres) nomor urut tiga, Ganjar-Mahfud, ke nomor...
HomeBeritaChina Mengapresiasi Kebijakan Bebas Visa Bagi Warga Tiongkok

China Mengapresiasi Kebijakan Bebas Visa Bagi Warga Tiongkok

Pemerintah Malaysia memberikan kebijakan bebas visa bagi warga Tiongkok selama 30 hari. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Wang Wenbin mengatakan China menyambut kebijakan tersebut. “Kami menyambut baik kebijakan bebas visa 30 hari Malaysia untuk warga negara China. China dan Malaysia adalah negara bertetangga yang memiliki persahabatan yang telah lama terjalin,” kata Wang Wenbin dalam konferensi pers rutin di Beijing, China.

Malaysia akan mengizinkan perjalanan bebas visa selama 30 hari bagi warga negara China mulai 1 Desember tahun ini, seperti diumumkan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim. Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning mengumumkan bahwa Pemerintah China menerapkan bebas visa selama 15 hari bagi warga negara Malaysia yang berlaku mulai 1 Desember 2023 hingga 30 November 2024.

Wang Wenbin juga mengungkapkan bahwa kedua negara mencapai kesepahaman dalam membangun komunitas China-Malaysia untuk masa depan bersama, dan tahun depan menandai 50 tahun hubungan diplomatik antara keduanya.

China mencabut batasan pergerakan sejak pandemi Covid-19 pada Desember 2022 namun baru mengeluarkan visa turis pada Maret 2023. Pemerintah China juga akan menerapkan bebas visa selama 15 hari bagi warga negara Prancis, Jerman, Italia, Belanda, dan Spanyol mulai 1 Desember 2023.

Anwar Ibrahim menyatakan bahwa fasilitas bebas visa adalah untuk merayakan peringatan 50 tahun terjalinnya hubungan diplomatik antara Malaysia dan China pada 2024. Fasilitas bebas visa itu akan mengikuti prosedur keamanan untuk menyaring para pengunjung dan wisatawan.

Sumber: Republika